Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kimiawi

Benarkah Ikan Bisa Tuli Akibat Pemanasan Global?

Duh, ternyata bener ya pemanasan global itu nyata. Cuaca panas banget, nih, rasanya pengen berenang di laut aja sama ikan-ikan biar adem. Tapi, ikan-ikan di laut tahu nggak ya kalau bumi mengalami peningkatan suhu? Pemanasan global di bumi menyebabkan tingginya kadar karbondioksida (CO 2 ) di atmosfer. Seperti yang kita tahu, permukaan bumi kita ini sebagian besar terdiri dari lautan. CO 2 di atmosfer yang sangat banyak akan terserap oleh lautan yang menyebabkan air laut menjadi bersifat lebih asam. Kabar buruknya, keasaman ini bisa menyebabkan ikan mengalami penurunan pendengaran. Hah? Ikan bisa mendengar? Fly-Fishing-Art oleh Tyler Hackett Yap. Nggak hanya manusia aja yang bisa menghayati berbagai genre musik, ikan pun bisa menikmati suara-suara di dalam laut sana. Ikan memiliki organ yang disebut otolith sebagai k omponen penting dari sistem sensorik pendengaran. Suara di bawah laut merupakan objek penting bagi ikan. Ikan menggunakan pendengarannya untuk mengetahui lokasi d...

Absorpsi dan Adsorpsi

Seringkali dalam belajar, terutama sains, kita menemukan dua proses yang namanya hanya berbeda satu huruf. Yap, contohnya absorpsi dan adsorpsi. Bahkan, sampai aku menginjak perguruan tinggi masih bingung nih, apa sih bedanya absorpsi dan adsorpsi, bukannya sama-sama penyerapan? Nah, hari ini aku akan coba uraikan apa perbedaan dari kedua fenomena tersebut.  Menurut Wikipedia, definisi absorpsi berdasarkan IUPAC adalah proses suatu material yang diretensi (ditahan atau dimuat) oleh bahan lain [ 2 ]. Dengan kata lain, fluida akan menempati volume secara menyeluruh, tidak hanya di permukaan saja. Dalam proses absorpsi, zat yang terserap tidak bercampur secara kimia. Salah satu contoh absorpsi adalah saat air terserap ke dalam spons. A ir tidak terikat secara kimiawi dengan spons, melainkan hanya mengisi ruang di dalamnya. Terdapat dua macam absorpsi yaitu absorpsi secara fisika ( physical absorption ) dan absorpsi secara kimia ( chemical absorption ). Physical absorption merupakan p...

Tentang Hidrokuinon

Beberapa hari yang lalu, jagat Twitter diramaikan dengan adanya perselisihan antara dua pihak mengenai suatu produk skincare dan kosmetik yang mengandung hidrokuinon. Memangnya ada apa dengan hidrokuinon ini sampai membuat warganet bersuara? Yuk kita bahas sedikit mengenai hidrokuinon, terutama dalam produk kosmetik.    

Bahaya Merkuri pada Kosmetik

    Tahukah teman-teman, kematian Ratu Elizabeth I salah satunya disebabkan karena keracunan kosmetik? Ya, kosmetik yang digunakan untuk merias wajah agar terlihat menawan ternyata mengandung bahan-bahan yang beracun bagi tubuh, salah satunya merkuri.   

Sabun, Hand Sanitizer, dan Virus

Mengapa Nanas Dapat Melunakkan Daging?

Lebaran Idul Adha identik dengan hewan kurban dan daging. Yap, daging kambing dan sapi. Sesuatu yang seru dari hari raya ini adalah mulai bertebaran kejadian dan video lucu penyembelihan hewan kurban, contohnya sapi kabur. Jahat ngga ya bilang ini lucu, padahal bapak-bapaknya kewalahan ngurus sapi kabur wkwkwk. Selain itu, ada satu olahan daging favorit setelah Idul Adha, yaitu sate. Daging kambing dan sapi tentunya lebih alot dibanding daging ayam.  Trik yang sering dipakai masyarakat untuk membuat daging lebih empuk adalah dengan menggunakan buah nanas. Memangnya nanas punya kandungan apa yang bisa bikin daging lebih lunak? Mari kita bahas bersama. Nanas warna kuning Di dalam buah nanas terdapat enzim yang namanya enzim bromelain . Enzim bromelain termasuk dalam golongan protease (proteolitik) yang dapat memecah protein yang membuat daging menjadi lebih empuk. Enzim tersebut akan memutus ikatan peptida dan protein pada daging sehingga daging menjadi lebih empuk. Selain itu, pe...

Apa yang Menyebabkan Spidol Bisa Permanen?

soniofficemate.com "Ayo siapa yang mau melanjutkan mengerjakan nomer 3 di papan tulis? Silakan nomer 1 boleh dihapus."  "Baik, Bu." "Hayoooo spidol permanennn hahahah ngga bisa dihapuuss..." Panik. Pelajaran jadi molor gara-gara waktu dipake buat menghapus spidol permanen dengan spidol nonpermanen. Abis itu spidol nonpermanen jadi macet, warnanya tipis, ngga bisa dilihat dari barisan siswa di belakang. Hadeuh. Apa sih yang bikin spidol bisa permanen sampai jam pelajaran jadi berkurang, walaupun beberapa siswa merasa senang? Secara fisik, tampilan spidol tampak sama baik permanen maupun nonpermanen. Tentu yang membuatnya berbeda adalah bahan kimia di dalam tinta spidol tersebut. Ada empat bahan penting dalam pembuatan tinta, yaitu air, pelarut, aditif, dan pengawet. Dalam tinta spidol permanen sendiri ada 3 bahan penting yaitu pewarna ( colorant ), pelarut ( solvent ), dan resin. Mari kita pelajari satu per satu ya tidak perlu berbarengan,...