Lebaran
Idul Adha identik dengan hewan kurban dan daging. Yap, daging kambing dan sapi.
Sesuatu yang seru dari hari raya ini adalah mulai bertebaran kejadian dan video
lucu penyembelihan hewan kurban, contohnya sapi kabur. Jahat ngga ya bilang ini
lucu, padahal bapak-bapaknya kewalahan ngurus sapi kabur wkwkwk. Selain itu,
ada satu olahan daging favorit setelah Idul Adha, yaitu sate. Daging kambing
dan sapi tentunya lebih alot dibanding daging ayam. Trik yang sering dipakai masyarakat untuk
membuat daging lebih empuk adalah dengan menggunakan buah nanas. Memangnya
nanas punya kandungan apa yang bisa bikin daging lebih lunak? Mari kita bahas
bersama.
![]() |
| Nanas warna kuning |
Di dalam
buah nanas terdapat enzim yang namanya enzim bromelain. Enzim bromelain
termasuk dalam golongan protease (proteolitik) yang dapat memecah protein yang
membuat daging menjadi lebih empuk. Enzim tersebut akan memutus ikatan peptida
dan protein pada daging sehingga daging menjadi lebih empuk. Selain itu,
penggunaan nanas dalam durasi tertentu untuk melunakkan daging akan
meningkatkan kadar protein dalam daging tersebut[3].
Żochowska-Kujawska
dkk melakukan penelitian dengan marinasi (marinate)
sampel daging dalam jus nanas, kefir, wine,
dan kalsium klorida. Berdasarkan penelitian tersebut, daging dalam jus nanas
menghasilkan tekstur yang lebih empuk dibandingkan bahan lain. Yap, ini
merupakan akibat dari adanya enzim bromelain[2].
Cukup hebat ya peran enzim ini. Apakah nanas juga bisa melunakkan emosi yang
membara? Mungkin bisa kalau dibikin rujak terus dimakan bareng-bareng.
Perendaman
daging menggunakan jus nanas dapat menambah kadar protein. Namun, perendaman
yang terlalu lama (lebih dari 60 menit) justru akan menyebabkan protein
mengalami kerusakan. Kenapa? Karena nanas memiliki suasana asam yang
menyebabkan protein mengalami denaturasi pada perubahan pH tersebut. Protein
akan larut dalam asam jika daging direndam terlalu lama dalam jus nanas.
“Aku ngga
punya nanas, Pink. Apa ya penggantinya?”
Selain
menggunakan nanas, kalian bisa menggunakan daun pepaya dan jahe karena mereka
memiliki zat yang serupa dengan enzim bromelain[1].
Jadi, kalian lebih suka daging empuk atau alot?
Oke,
cukup segitu dulu penjelasan mengenai nanas dan enzim bromelain. Semoga bermanfaat dan informatif. Terima kasih! Selamat
menyantap sate dan rendang.

Komentar
Posting Komentar